(123)456 7890 [email protected]

Apa Perbedaan Penulisan Gelar Doktor dengan Dokter?

Apa Perbedaan Penulisan Gelar Doktor dengan Dokter

Bagi kaum awam, sulit rasanya membedakan antara doktor dengan dokter. Sampai masuk ke percakapan sehari-hari, keduanya dianggap mirip atau tidak berbeda sama sekali. Padahal penulisan gelar doktor dengan dokter berbeda. Terutama menurut PUEBI. Untuk mengetahui perbedaan di antara masing-masing, cek beberapa hal berikut.

Doktor dan Dokter Berbeda berdasarkan Pengertiannya

Menurut KBBI, doktor adalah gelar kesarjanaan tertinggi yang dimiliki oleh mahasiswa S-3 (strata tiga). Gelar tersebut diberikan oleh perguruan tinggi tempatnya menempuh ilmu. Selain itu, doktor bisa diartikan pula sebagai gelar yang diberikan pada seorang sarjana yang menggarap dan mempertahankan disertasinya selama sidang promosi.

Adapun dokter lebih mengacu pada pekerjaan atau profesi. Dengan kata lain, dokter bisa diartikan sebagai gelar yang disandang oleh para ahli yang lulus pendidikan kedokteran. Keahliannya mencakup pengetahuan umum ataupun spesialisasi. Tentu keduanya masih berkaitan erat dengan dunia pengobatan beserta penyakit yang ditanganinya.

Bagaimana jika Diterapkan dalam Tulis-menulis?

Apabila dalam bentuk singkatan, cara menulis gelar doktor cukup dengan “Dr.”. Ingat, huruf D-nya dalam bentuk kapital dan diakhiri dengan tanda baca titik setelah R. Sedangkan penulisan dokter dalam bentuk singkatan cukup tuliskan “dr.”. Sama-sama diakhiri dengan titik setelah R, namun huruf D-nya ditulis kecil.

  • Penulisan Doktor dalam Kalimat

“Ami sudah membuatkan segelas teh begitu tahu Dr. Ridho pulang dari Amerika Serikat setelah menyampaikan gagasannya di Gedung Putih mengenai perkembangan seni musik modern.”

  • Penulisan Dokter dalam Kalimat

“Seperti yang dikabarkan oleh Suster Rani, dr. Budhi tampak cemas ketika rumah sakit tempat ia bekerja tak lagi mampu menampung para pasien baru karena terus berdatangan.”

Hindari Kerancuan saat Menulis Gelar Doktor dan Dokter

Penulisan dokter dan doktor dalam satu kalimat acapkali menimbulkan suatu kerancuan. Terutama ketika penulisannya sama-sama menggunakan singkatan. Oleh karena itu, ada baiknya ketika keduanya bertemu dalam satu kalimat, tuliskan dokter tanpa harus disingkat. Sedangkan untuk doktor, lazimnya disingkat dengan Dr. Boleh pula pilih salah satu.

Sekali lagi, penulisan gelar doktor dengan dokter itu berbeda, ya. Dokter lebih merujuk pada profesi. Sedangkan doktor murni sebagai gelar akademik dan tidak berkaitan dengan dunia medis. Bisa saja seseorang yang bergelar doktor itu merupakan lulusan seni musik atau liturgi.